:::: MENU ::::
  • Suitable for all screen sizes

  • Easy to Customize

  • Customizable fonts.

Selasa, 13 Maret 2018

KURSUS KOMPUTER

Koneksi internet kabel adalah jenis yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya. koneksi jenis ini juga beragam,baik dari segi biaya maupun kecepatannya.berikut jenis internet yang menggunakan media kabel.

Dial-up

merupakan koneksi internet yang memanfaatkan jalur telpon(telpon rumah), dengan cara menghubungi nomor telpon khusus agar bisa digunakan untuk internet. koneksi dial-up memang jauh lebih lambat dibandingkan dengan koneksi internet lainnya,kecepatan maksimum yang didapat hanya sekitar 56kbps,kecepatan tersebut bahkan bisa lebih parah pada kondisi-kondisi tertentu,seperti pda siang hari dimana traffic penggunaan telpon sedang meningkat. selain itu, biaya koneksinya juga masih relatif mahal (10x10=cpe dech).

ADSL

ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Line) merupakan koneksi internet broadband yang cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up.GPRS,atau CDMA. ADSL/DSL memiliki kecepatan transfer besar karena menggunakan jalur pita yang lebar.

Teknologi ADSL memberikan kecepatan transfer data yang berbeda antara proses pengiriman data (uploud)

Anda tidak perlu memiliki aplikasi untuk kabel. Layanan ini juga menggunakan koneksi broadband dan lebih cepat dari dial-up dan DSL; namun layanan ini bisa digunakan jika di wilayah anda sudah terpasang jaringan kabel TV.Satelit: Koneksi satelit juga menggunakan broadband dan tidak perlu kabel atau saluran telepon; namun melalui satelit yang mengorbit bumi. Dengan demikian, layanan ini dapat digunakan hampir di mana saja dapat dilakukan oleh kondisi cuaca. Koneksi DSL lebih dulu.3G dan 4G: layanan 3G dan 4G ini sangat sering digunakan di ponsel yang terhubung secara. Namun, jenis layanan ini tidak secepat DSL atau kabel. Penyedia layanan ini juga jumlah pemakaian pemakaian data yang digunakan setiap bulan, yang berbeda dengan sebagian besar layanan broadband.


Pilihan penyedia layanan internet

Sekarang Anda sudah mengetahui tentang berbagai jenis layanan internet dan Anda dapat kembali layanan-layanan mana yang disediakan oleh penyedia ISP di wilayah Anda. Jika Anda kesulitan memulainya, rasakan Anda bertanya kepada teman-teman, anggota keluarga, dan tetangga Anda tentang ISP yang mereka gunakan. Hal ini biasanya akan memberi anda saran layanan internet yang tersedia di wilayah anda.
Kebanyakan ISP menawarkan beberapa macam layanan internet yang kecepatannya di dalam Mbps (singkatan dari megabit per detik). Jika anda ingin menggunakan internet untuk akses email dan jejaring sosial, maka kecepatan koneksi sekitar 2 sampai 5 Mbps sudah cukup. Jika Anda ingin mengunduh musik atau streaming video, maka Anda menggunakan koneksi internet yang lebih cepat (minimal 5 Mbps atau lebih tinggi).
Selain kecepatan, Anda juga mempertimbangkan beberapa faktor lainnya seperti biaya instalasi dan biaya bulanan. Pada umumnya, semakin cepat koneksi internet maka semakin mahal biayanya.

Meski layanan dial - up sudah cukup lambat, sebagian besar ISP telah meningkat biaya layanan dial - up sama dengan layanan broadband. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong pengguna. Kami tidak layanan layanan dial-up kecuali layanan itu satu-satunya yang tersedia di wilayah anda.

Sumber : https://googleschoolindonesia.com/kursus-jaringan-komputer-bekasi

Jumat, 02 Maret 2018

KURSUS KOMPUITER

Hasil gambar untuk basis data pemrograman

Bagian I: membahas mengenai dasar dasar database: bagai mana cara merancangnya, bagaimana cara mamanipulasinya dengan SQL, serta bagai mana cara menggunakan TransactSQL (bahasa pemograman yang disertakan ke dalam SQl server). lalu anda akan belajar cara menggunakan komponen ADO untuk menulis aplikasi cliyent. 

Bagian II: Teknik-teknik Akses DataTingkat Lanjut 


Sumber : https://googleschoolindonesia.com/kursus-jaringan-komputer-bekasi

Google school indonesia 
Mulai Bagian Il hingga Bagian IV ada dalam Buku 2. Bagian kedua dari buku ini membahas empat buah topik yang cukup sulit: Recordset lrierarsikal, Remote Data SerVJces (RDS), Class yang berhubungan dengan data, serta kontrol yang berhu. bungan dengan data. Komponen RDS mengizinkan Anda membuat halaman Web yang mengandung kontrol-kontrol yang terikat dengan field-field database. Tetapi RDS hanya terbatas pada Internet Explorer. Class yang berhubungan dengan data pada dasarnya merupakan komponen lapisan menengah. Class ini menggabung. kan operasi-operasi akses data yang rumit, agar kode program Anda tidak perlu menangani kerumitan dari database. Pada bab terakhir dari bagian kedua ini, Anda akan belajar cara membuat kontrol data-bound, yang akan membantu Anda menstandarkan antarmuka dari aplikasi client Anda. Anda juga akan belajar cara mems buat kontrol data yang unik untuk aplikasi Anda. 

Bagian III: Database pada Internet 

Setiap hari, semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan Internet, baik membuat situs komersil atau merancang aplikasi Web yang mengizinkan pegawainya mengakses database perusahaan melalui Internet. Pada bagian ketiga dari buku ini, Anda akan belajar cara menggunakan Active Server Pages untuk membuat aplikasi Web yang mengakses database pada server melalui komponen ADO. Bagian ini memberikan pengenalan singkat akan VBScript (subbagian dari Visual Basic) serta kontrol-kontrol HTML (versi ”ringan" dari kontrol Windows). Kontrol HTML diletakan pada halaman HTML, sama seperti kontrol biasa diletakkan pada Form, tetapi Anda akan mempelajari bagaimana struktur aplikasi Web berbeda dari aplikasi Visual Basic. Saya akan membahas sebuah tipe baru dari proyek Visual Basic yaitu 115 (Internet Information Server). Proyek IIS mengizinkan Anda membuat aplikasi Web langsung di dalam IDE Visual Basic. Bagian terakhir dari bab ini adalah tentang Microsoft Transaction Server. Bahan ini cukup rumit dan Anda tidak membutuhkan MTS kecuali jika Anda mengembangkan aplikasi Web, atau aplikasi client yang akan disebarkan pada perusahaan yang sangat besar. 

Bagian IV: Mempraktekkan Pengetahuan Anda 

Bagian dari buku ini mengandung dua bab, yang berisi beberapa aplikasi contoh yang menggabungkan semua topik yang telah dibahas pada buku ini. Aplikasi contoh ini cukup panjang, dan itu sebabnya saya meletakkannya di dalam bab tersendiri. ( Kursus Komputer di Bekasi )



kursus komputer
Hasil gambar untuk server publishingServer Publishing Rules lebih sederhana dari Web Publishing Rules. Sebuah Server Publishing Rule mengirimkan permintaan yang datang (incoming request) ke server dan menampilkannya ke filter layer aplikasi yang terinstall pada firewall ISA Server 2004. Satu-satunya informasi yang perlu Anda beri ke wizard Server Publishing Rule adalah alamat lP dari server yang akanh dipublikasi, alamat lP pengirim permintaan yang Anda ingin firewall lSA Server 2004 "dengarkan", dan protokol server yang dipublikasikan. Harap diperhatikan bahwa semua protokol server men-set koneksi utama mereka sebagai inbound. 
Lakukan langkah-Iangkah berlkut untuk menclptakan FTP Server 

publishing Rule: 

1. Pada perangkat firewall ISA Server 2004, buka konsol manajemen Microsoft lnternet Security and Acceleration Server 2004 dan expand nama server. Klik node Firewall 

Policy. 

2, Klik kanan node Firewall Policy, tunjuk New dan klik Server Publishing Rule. 

3, Pada halaman Welcome to the New Server Publishing Rule Wizard, masukkan, nama rule di kotak teks Server publishing rule name. Dalam contoh kita ini, kita menggunakan nama Perimeter FTP Server dan klik Next. 

4. Pada halaman Select Server, masukkan alamat IP dari server FTP pada jaringan perimeter di kotak teks Server IP address. Di contoh ini, server FTP sedang “mendengarkan” alamat lP 174.l8.0.4. Klik Next. 

5. Pada halaman Select Protocol, pilih protokol FTP Server dari list Selected protocol. Klik Next. 

6. Pada halaman IP Addresses, tempatkan tanda cek di kotak cek External. Klik tombol Addresses. 

7. Di kotak dialog External Network Listener lP Selection, pilih opsi Specified IP addresses on the ISA Server computer in the selected network. Pilih alamat IP yang terdapat pada antarmuka eksternal dari firewall ISA Server 2004 di list Available IP Addresses dan klik Add. Alamat tersebut sekarang muncul di list Selected IP Addresses. Klik OK. 

8. I Klik Finish pada halaman Completing the New Server Publishing Rule Wizard. 

Langkah selanjutnya adalah memperbaiki Hubungan Jaringan (Network Relationship) antara jaringan perimeter dengan jaringan 

Eksternal : 

1. Di konsol manajemen Microsoft Internet Security and Acceleration Server 2004. expand node Configuration dan 

klik node Networks. 

2. Di Details pane, klik tab Network Rules. Klik kanan Network Rule Perimeter Access dan klik Properties. 

3. Di kotak dialog Perimeter Access Properties, klik tab Network Relationship. 

4. Pada tab Network Relationship ,pilih Network Address Translation (NAT). Klik Apply dan OK. 

5. Klik Apply untuk menyimpan perubahan dan mengupdate kebijakan firewall. 

6. Klik OK di kotak dialog Apply New Configuration.

Belajar di Kursus Komputer Berkasi 








3Klik Next pada halaman IP Addresses.

Kamis, 01 Maret 2018

kursus komputer
Image result for menguji koneksi ke web server dan ftp serverKita sekarang siap untuk melakukan pengUJian terhadap koneksi. Browser Internet Explorer 8.0 dapat mengakses baik Web maupun situs FTP. Perbedaannya pada contoh kita sekarang ini adalah Anda akan menggunakan http:// untuk situs Web dan ftp:// untuk situs FTP, Anda juga akan melihat di panduan di bawah ini bagaimana mengonfigurasi situs FTP agar menerima upload dari user eksternal. 
 langkah-langkah berikut untuk menquji Web dan Server La 

publishing Rules: 

1.Langkah pertama yaltu pada klien eksternal Windows 2000, adalah mengonfigurasi sebuah entri file HOST sehingga klien tersebut akan meresolve nama zeus.audi.comdari alamat eksternal firewall ISA Server 2004. 

2. Klik Start dan Run. Di kotak dialog Run, masukkan notepad di kotak teks Open, dan klik OK. 

3_ Klik menu File dan Open. Di gkotatk dialog Open, masukkan c:\windows\system32\drivers\etc\hosts di kotak teks File name, dan klik Open. A i ‘ 

4, Tambahkan barisberikutkefile HOST:
194.168..170 zeusaudicom: 

Tekan ENTER pada ujung baris sehingga titik tunjuk berada di baris berikutnya. Klik File kemudian klik Exit Di kotak dialog Notepad, klik Yes untuk! menyimpan perubahan perubahan. 

5. Sekarang dari perangkat atau mesin‘klienweksternal, buka Internet Explorer dan masukkan httez/ zeus.audi.com ke bar Address. Tekan ENTER ; Halaman Web default untuk situs akan muncul. 

6. Di Internet Explorer, masukkan ftn: /zeus.audi.com di bar Address,dan tekan ENTER. Anda akan melihat isi dari situs FTP . Secara default, Anda hanya akan bisa men-download file dari situs tersebut. 

7. Jika Anda ingin meng-upload file ke situs tersebut , kembali ke konsol manajemen Microsoft Internet Security and Acceleration Server 2004 dan klik kanan aturan publikasi Perimeter FTP Server dan klik kanan Configure FTP. 

8. Di kotak dialog Configures FTP protocol policy, hilangkan tanda cek dari kotak cek Read Only. Klik Apply dan OK. 

9. Klik Apply untuk menyimpan perubahan dan mengupdate kebijakan firewall. 

10. Klik OK di kotak dialog Apply New Configuration.















kursus komputer

Hasil gambar untuk contoh gambar e-learningDalam dunia pendidikan, penggunaan teknologi dalam pendidikan merupakan bagian dari teknologi pendidikan‘ Penggunaan teknologi dalam pendidikan yang sudah dikenal dalam dunia pendidikan antara lain penggunaan alat-alat bantu belajar (slide, OHP, LCD projector), penggunaan komputer (computer assisted), dan penggunaan alat-alat laboratorium, Sejalan dengan berkembangnya inovasi bidang teknologi komputer yang terakses ke internet pada awal dekade 90-an maka sumber-sumber belajar atau pengetahuan menjadi sangat mudah untuk diperoleh. 

lnovasi ini mengubah paradigma pendidikan dari perolehan tingkat pengetahuan dan keterampilan yang konstan setelah selesai mengikuti pendidikan, menjadi paradigma pengetahuan dan keterampilan yang selalu dapat diperbaharui dalam waktu singkat. Masyarakat, perusahaan, atau negara-negara yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan mengkreasi serta menyebarkan pengetahuan secara eflsien akan memperoleh kesempatan pertama dalam hal keberhasilan persaingan global yang tengah terjadi saat ini (Cisco, 2001). Departemen Pendidikan Amerika Serikat sejak tahun 1996 telah mencanangkan program “Getting America ’s Students Ready for the 21"" Century .' Meeting the Technology Literacy Challenge” (Office of Educational Technology, 2001). Program lni menggambarkan visi penggunaan teknologi yang ef'lsien dari jenjang pendidikan dasar dan menengah dalam rangka mempersiapkan generasi mendatang menjadi generasi yang dapat menjawab tantangan persaingan perekonomian dunia. Persoalannya adalah bagaimana memperoleh informasi melalui internet tersebut secara tepat dalam pengertian memperoleh informasi apa yang diperlukan (efektt'f) dan lnformasi tersebut diperoleh dengan biaya murah (efisien).
Kemampuan akses ke internet tidak hanya didasarkan kepada kemampuan memiliki komputer yang dapat memasukl jaringan internet, melainkan juga dibutuhkan keterampllan menjelajah Aunia maya tersebut dalam rangka memperoleh informasi yang dibutuhkan. Jika seseorang memerlukan informasi tertentu dan ia mencoba mencari informasi tersebut dalam internet, maka la akan dihadapkan pada lebih kurang lima milyar situs informasi (Robinson, 2001). Apabila tidak memiliki keterampilan menjelajah internet maka ia akan mengeluarkan dana yang cukup besar dan waktu yang lama untuk memperoleh situs informasi yang dibutuhkan tersebut. Pada posisi inilah e« learning berfungsi mendekatkan seseorang dengan sumber informasi yang diperlukannya. 

Electronic learning (E-learning) adalah kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat elektronik komputer yang tersambungkan ke internet di mana peserta belajar berupaya memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya (Dong, 2001). Berdasarkan deflnisi di atas, kegiatan belajar melalui e-learning tidak dapat disamakan dengan kegiatan belajar konvensional di ruang kelas, sebab kata asynchronous merujuk kepada pemisahan flSlk yang tidak dibatasi balk oleh waktu maupun tempat. Kegiatan belajar berbasis komputer (computer assisted) atau pelatihan jarak jauh (telecourses) yang menggunakan bentuk synchronous tidak dapat dikategorikan ke dalam e-learning sebab keduanya memerlukan kehadiran peserta belajar dalam waktu bersamaan atau pada suatu tempat tertentu. Secara fllosofls, dapat dijelaskan : 

' E-learning merupakan penyampaian informasi, komunikasi, 

pendidikan, pelatihan secara online; 

' E-learning menyediakan seperangkat alat yang dapat memperkaya nilai belajar secara konvensional (model belajar konvensional, kajian terhadap buku teks, CD-ROM, dan pelatihan berbasis komputer) sehingga dapat menjawab tantangan perkembangan globalisasi; 

E-learning tidak berarti menggantikan model belajar konvensional di dalam kelas, tetapi memperkuat model belajar tersebut melalui pengayaan konten dan pengembangan teknologi pendidikan; 
 Kapasitas siswa amat bervariasi tergantung kepada bentuk komen dan alat penyampaiannya. Makin baik keselarasan antara konten dan alat penyampaian dengan gaya belajar, maka akan lebih baik kapasitas siswa yang pada gilirannya akan memberikan hasil yang lebih baik (Cisco, 2001).

Di sini terlihat bahwa e-learning merupakan kombinasi antara informasi, komunikasi, pendidikan yang merupakan elemen inti dalam strategi mencapai keberhasilan. Dalam hal ini e-learning tidak identik dengan e-training, sebab e-learning menyangkut solusi terhadap tantangan pembaharuan (updates) sedangkan e~ training adalah pelatihan yang dilakukan melalui komputer berbasis internet dengan teknik synchronous. Di dalam elearning siswa mempunyai pilihan untuk menetapkan konten (collaborative solution) dan kecepatan (self pace).

Di dalam internet terdapat bermilyar-milyar situs (website) dan situs inilah yang merupakan sumber informasi tidak terbatas, sebab setiap saat jumlah situs ini akan terus bertambah seiring dengan terjadinya pembaharuan sehingga seringkali kita mendengar ungkapan masa sekarang adalah jaman atau masa informasi. Web atau juga disebut dengan World Wide Web (WWW) terbentuk dari milyaran website yang berisikan sejumlah informasi dari satu situs dan terhubung (link) dengan informasi lain dari situs yang berbeda. Fungsi link inilah yang menyebabkan seseorang mudah memperoleh informasi yang dibutuhkannya dalam waktu relatif singkat. Bagaimana seseorang dapat mencari dan menemukan informasi yang diperlukan dari sedemikian banyak sumber informasi dengan cara tepat yakni efektif dan eflsien merupakan inti dari elearning.

Dalam posisi ini, e-learning adalah menggunakan teknologi internet sebagai sumber informasi. Apabila siswa telah mengetahui alamat situs yang diinginkan, maka ha] tersebut menjadi amat mudah untuk diakses, sebab pengguna hanya perlu mengisikan alamat situs tersebut dalam browser yang digunakannya. Persoalan akan muncui apabila siswa tidak mengetahui alamat situs, tetapi hal ini bukan berarti tidak ada pemecahannya. Salah satu solusi termudah untuk mengatasi masaiah tersebut adalah melalui cara mencari situs berisikan informasi yang diperiukan dengan menggunakan mesin pencari (search engine). Search engine inilah yang akan membanw siswa menemukan situs yang berkaitan dengan informasi yang diperlukan, sebab dalam search engine dapat ditemukan klasifikasi situs yang teiah dihimpun oleh search engine tersebut, sehingga siswa dapat menelusuri informasi yang dicari berdasarkan klasiflkasinya. Persoalan berikutnya adalah apabila informasi telah ditemukan dan disajikan oleh search engine, maka siswa akan dihadapkan pada sejumlah besar situs yang memuat informasi tersebut. Di sinilah dibutuhkan kepiawaian siswa untuk memilih dan menetapkan situs yang akan dibuka untuk memperoleh informasi yang diperlukan, sebab akan terjadi pemborosan baik waktu maupun dana apabila siswa membuka setiap situs yang disajikan oleh search engine.










kursus komputer

World wide Web (WWW) atau seringkali disebut sebagai Web merupakan fasilitas internet yang paling disukai dan 
Hasil gambar untuk world wide web WWWdiperkenalkan pada awal 1990an (http://www.livin;internet .com). Melalui tampilan graflsnya yang menarik, Web mampu mengumpulkan khalayak di seluruh dunia darl berbagai kepemingan untuk berinteraksi dalam jaringan raksasa ini. Sebenarnya WWW ini terdiri atas milyaran dokumen informasi yang berada dalam berbagai komputer server (server web) dan masing-masing komputer sewer ini terhubung menjadi suatu jaringan yang disebut internet. Adanya hubungan (link) dapat diketahui melalui tampilan dalam situs berupa teks berwarna biru yang digarisbawahi, atau dalam bentuk icon maupun gambar yang memiliki garis tepi berwarna biru. Sebagai penunjuk yang memudahkan untuk mengetahui apakah suatu teks atau objek merupakan link, adalah dengan mellhat perubahan pada penunjuk mouse. Jika penunjuk mouse berubah menjadi gambar tangan yang sedang menunjuk, maka dapat dipastikan teks atau objek tersebut merupakan suatu link. 

Dokumen-dokumen informasi yang terdapat dalam situs dibuat melalui format HTML (Hypertext Markup Language) clan disimpan dalam server web berbentuk flle yang disebut dengan Web Page atau Page. Satu halaman (page) dapat berisi teks atau objek yang berhubungan atau mempunyai keterkaitan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks atau objek ini disebut dengan hypertext. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling terkoneksi lewat hypertext link, sehingga dengan mengklik suatu tanda hypertext link pengguna dapat berpindah dari satu dokumen/file ke dokumen/file lain. 

Munculnya bentuk WWW pertama kali diperkenalkan oleh Ted Nelson yang pada awalnya berpikir-bagaimana mengorganisasi dan mengelola berbagai dokumen yang mudah untuk diakses sehingga ia mengembangkan konsep hypertext. melalui bukunya Literary Machines (htt://www.livin1internet.c0m/w/winelson. hm). Konsep hypertext ini dapat dijabarkan sebagai suatu sistem penyimpanan data yang dapat diakses dari manapun sehingga navigasinya tidak berbentuk linier. Konsep ini kemudian dikembangkan oleh Ted Nelson melalui proyek Xanadu. Tahun 1987 dilakukan Konferensi Pertama Hypertext yang didukung oleh 23 perusahaan termasuk Apple Computer, Bell Communications Research, Harvard University, dan Xerox 

PARC. 

Konsep hypertext yang dikembangkan oleh Ted Nelson ini kemudian dielaborasi oleh Tim Berners-Lee melalui laboratorium fisika nuklir Conseil Européen pour la Recherche Nucleaire (CERN). Karena laboratorium ini sangat besar dan kompleks yang melibatkan ribuan peneliti dan ratusan proyek penelitian, Tim Berners-Lee kemudian mencoba mengembangkan hypertext untuk membangun sistem pengelolaannya. Berdasarkan hasil pengembangan itu kemudian Berners-Lee memperkenalkan Web Browser, yakni piranti lunak yang berfungsi mengubah kode-kode hypertext ke dalam bentuk sebagaimana diinginkan (WYSWYG = what you see is what you get), pada komputer NeXT yang disebut dengan WorldWideWeb dan proyeknya tersebut diselesaikan pada khir tahun 1990 (http://www.livin:internet.com/w/wi lee.htm). Setelah hasil proyeknya dipakai oleh sejumlah temannya di CERN, maka sejak tahun 1991 proyek WWW ini menyebar dengan pesat sebagaimana yang sekarang dapat dinikmati oleh pengguna internet di seluruh dunia (htt.://www.livin:_internet. com/w/wibrowse.htm). Karena adanya piranti lunak web browser itulah maka WWW menjadi sangat populer. Pengguna internet menikmati tampilan berbagai situs yang kaya dengan informasi berupa teks, gambar, suara; dan sangat mudah memperoleh berbagai informasi karena adanya hypertext yang memungkinkan pengguna berpindah dari satu informasi ke informasi lain. 

Jika pengguna masuk ke salah satu situs dalam WWW, maka halaman pertama situs disebut sebagai interface yang dapat dianalogikan sebagai halaman sampul sebuah buku. Situs tidak memiliki daftar isi, karena sifat hypertext yang tidak linier sehingga pengunjung situs bebas menentukan bagian mana yang akan dikunjungi. Halaman interface inilah yang biasanya menggambarkan garis besar isi situs dan pada halaman ini banyak ditemui hypertext web yang disebut sebagai navigator. melalui navigator inilah pengunjung situs bebas menentukan akan berpindah kebagian lain dari situs yang dikunjunginya tersebut dalam rangka mencari dan mengumpulkan informasi.












































































kursus komputer
Image result for gambar mengakses internet via handphoneWAP adalah kependekan dan‘ Wireless Application Protocol, yaitu protokol yang digunakan pada handphone agar dapat dihubungi dengan intemet. Apabila Anda hendak membeli handphone untuk ben‘ntemet. maka pastikan bahwa handphone yang hendak Anda Deli itu memiliki fitur WAP, karena untuk mengakses intemet, maka handphone Anda harus mendukung layanan WAP. Namun demikian layanan WAP tersebut tidak akan berarti tanpa didukung oleh oleh operator seluller (Mentari, Simpati, XL, dll). 

Operator seluller inilah pihak yang menyediakan fasilitas jaringan (biasa disebut Bearer) agar data dapat dikirim dan diterima. Dengan kata lain bearer inilah yang mentransmisikan data. Para operator layanan telepon seluller di Indonesia menggunakan CSD (Circuit Switch Data), GPRS (General Packet Radio Services) dan CDMA (Code division multiple Access) sebagai bearer layanan WAP. , v ~ 

Jadi bila Anda ingin menggunakan handphone Anda untuk mengakses. intemet, pastikan bahwa handphone ada memiliki fitur 

WAV, dan operator seluller pilihan Anda memiliki layanan WAP. 

D MemanfaatkanHandphone untuk Modern ' 

Sebagaimana urnumnya komputeriuntuk melakukan hubungan ' antara komputer dengan intemet dibutuhkan perangkat perantara berupa modem. Nah. sebagian dari handphone yang beredar dlpasaran dapat difungsikan sebagai modem. Dengan demikian bukan saja handphone itu sendiri yang dapat mengakses intemet, tetapi handphone tersebut dapat difungsikan sebagai modem, sementara untuk mengakses intemet digunakan laptop maupun komputer portabel. ’ . 

Masih dengan anggapan bahwa tarif biaya telepon dengan handphone Iebih mahal dibanding telepon rumah, maka akses menggunakan handphone pun tentu Iebih mahal dibanding melalui saluran telepon biasa. 

Sebagai catatan, Anda dapat menggunakan 2 sistem tarif penghitungan didalam mengakses intemet, yaitu: 

Tarif berdasarkan jumlah waktu yang digunakan untuk mengakses intemet, dimana biaya dihitung dengan satuan setiap menit dalam Rupiah. 

Tarif berdasarkan besamyal f le yang di download atau di akses melalui intemet. Biaya dihitung per kilobyte dari besarnya f le data yang diakses. ~ ~ 

Kedua cara penghitungan tarif tersebut diatas tergantung pada kebijaksanaan masingmasing penyelenggara sambungan (operator). Operator GSM (Mentari, Simpati, XL dll) menggunakan sistem perhitungan waktu (time base) jika beareryang digunakan CSD. Operator GPRS menggunakan sistem tarif sesuai volume (volume base). Operator CDMA (Starone, Flexy, dll) ada yang menggunakan salah satu sistem tarif tetapi ada juga yang menggunakan dua macam tarif diatas. ‘ 

Dalam hal mana yang Iebih menguntungkan, tentu saja sistem perhitungan volume Iebih menguntungkan pemakai, karena masing-masing pemakai dapat memperhitungkan besarnya beban sendiri. ' 

‘ Akhir-akhir ini banyak Operator yang menawarkan paket intemet bulanan dengan cara bellangganan. Hal ini Iebih menguntungkan jika Anda adalah pemakai jasa intemet yang on line secara rutin.








A call-to-action text Contact us